Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, May 4, 2009

Memahami Konsep Inheritance (Pewarisan) Pada OOP

Pada posting kali ini special buat satu Tugas dari Matakuliah OOP ( Object Oriented Progam ) yang saya ikuti di UDINUS Jurusan Magister Komputer dengan Dosen Bpk. Romi Satriowahono, M. Eng.

Saya harapkan Artikel ini bermanfaat, terutama buat saya dan yang membacanya.

So let's disimak aja dan jangan lupa kasih komentar ya..?

Sebelum berbicara lebih jauh mengenai Konsep OOP Inheritance pada Pemrograman JAVA , terlebih dahulu kita akan mengenal terlbih dahulu mengenai konsep dasar dari OOP itu sendiri.

I. PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
OOP kepanjangan dari Object Oriented Programming atau biasa disebut dengan Pemrograman Berorientasi Objek . Paradigma pada pemrograman yang berorientasi objek didasari oleh istilah object ( Objek ) dan class ( Kelas )

OBJECT ( OBJEK )
Pada dasarnya semua benda yang ada di dunia nyata dapat dianggap sebagai sebuah objek, nah Jika perhatikan lebih lanjut, pada dasarnya ada dua karakteristik yang utama pada sebuah objek , yaitu setiap objek memiliki atribut sebagai status yang kemudian akan disebut sebagai state. Dan Setiap objek memiliki tingkah laku yang kemudian akan disebut sebagai behaviour.

Sebagai contoh sederhana adalah : Manusia memiliki state: umur, tinggi, berat dan sebagainya. Demikian pula manusia memiliki behaviour: menua, meninggi, makan (menambah berat badan) dan sebagainya. Dalam pemrograman JAVA state bisanya dikatakan sebagai variabel dan behaviour adalah method.


CLASS ( KELAS )
Class merupakan prototipe yang mendefinisikan variabel-variabel dan method-method secara umum. Sedangkan objek pada sisi yang lain merupakan instansiasi dari suatu kelas.

ATTRIBUTE
Atribut adalah data yang dapat membedakan antara satu obyek dengan obyek yang lain.
Contoh untuk class mahasiswa terdapat obyek mahasiswa si A,dan obyek mahasiswa si B. Yang membedakan antara obyek si A dan obyek si B adalah NIM-nya yang merupakan Atribut dari obyek tersebut.


II. KONSEP PEWARISAN (INHERITANCE ) PADA OOP
Sebagai Informasi bahwa Ciri khas Pemrograman Berorientasi Objek ada tiga hal yaitu:
1. Enkapsulasi ( Pembungkusan )
2. Inheritance ( Pewarisan )
3. Polymorphism ( Perbedaan Bentuk )

A. PENGERTIAN PEWARISAN (INHERITANCE)
Konsep inheritance ini mengadopsi dunia riil dimana suatu entitas/obyek dapat mempunyai entitas/obyek turunan. Dengan konsep inheritance, sebuah class dapat mempunyai class turunan.

Suatu class yang mempunyai class turunan dinamakan parent class atau base class. Sedangkan class turunan itu sendiri seringkali disebut subclass atau child class. Suatu subclass dapat mewarisi apa-apa yang dipunyai oleh parent class.

Karena suatu subclass dapat mewarisi apa apa yang dipunyai oleh parent class-nya, maka member dari suatu subclass adalah terdiri dari apa-apa yang ia punyai dan juga apa-apa yang ia warisi dari class parent-nya.

Kesimpulannya, boleh dikatakan bahwa suatu subclass adalah tidak lain hanya memperluas (extend) parent class-nya.

Dari hirarki diatas dapat dilihat bahwa, semakin kebawah, class akan semakin bersifat spesifik. Class mamalia memiliki seluruh sifat yang dimiliki oleh binatang, demikian halnya juga macan , kucing, Paus dan Monyet memiliki seluruh sifat yang diturunkan dari class mamalia.

Dengan konsep ini, karakteristik yang dimiliki oleh class binatang cukup didefinisikan didefinisikan dalam class binatang saja.

Class mamalia tidak perlu mendefinisikan ulang apa yang telah dimiliki oleh class binatang, karena sebagai class turunannya, ia akan mendapatkan karakteristik dari class binatang secara otomatis. Demikian juga dengan class macan, kucing, Paus dan monyet, hanya perlu mendefinisikan karakteristik yang spesifik dimiliki oleh class-nya masing-masing.

Dengan memanfaatkan konsep pewarisan ini dalam pemrograman, maka hanya perlu mendefinisikan karakteristik yang lebih umum akan didapatkan dari class darimana ia diturunkan.


B. DEKLARASI PEWARISAN (INHERITANCE)

Deklarasi yang digunakan adalah dengan menambahkan kata kunci extends setelah deklarasi nama class, kemudian diikuti dengan nama parent class-nya. Kata kunci extends tersebut memberitahu kompiler Java bahwa kita ingin melakukan perluasan class.

public class B extends A { … }

Pada saat dikompilasi, Kompiler Java akan membacanya sebagai subclass dari class Object.

public class A extends Object { … }

C. KAPAN KITA MENERAPKAN INHERITANCE?
Kita baru perlu menerapkan inheritance pada saat kita jumpai ada suatu class
yang dapat diperluas dari class lain.

Misal terdapat class Pegawai public class Pegawai { public String nama; public double gaji; } Misal terdapat class Manager public class Manajer { public String nama; public double gaji; public String departemen; }

Dari 2 buah class diatas, kita lihat class Manajer mempunyai data member yang identik sama dengan class Pegawai, hanya saja ada tambahan data member departemen.

Sebenarnya yang terjadi disana adalah class Manajer merupakan perluasan dari class Pegawai dengan tambahan data member departemen.

Disini perlu memakai konsep inheritance, sehingga class Manajer dapat kita tuliskan seperti berikut :

public class Manajer extends Pegawai { public String departemen; }

D. KEUNTUNGAN INHERITANCE


1. Subclass menyediakan state/behaviour yang spesifik yang membedakannya dengan superclass, hal ini akan memungkinkan programmer Java untuk menggunakan ulang source code dari superclass yang telah ada.

2. Programmer Java dapat mendefinisikan superclass khusus yang bersifat generik, yang disebut abstract class, untuk mendefinisikan class dengan behaviour dan state secara umum.
E. ISTILAH INHERITANCE

Extends
Keyword ini harus kita tambahkan pada definisi class yang menjadi subclass.

Superclass Superclass digunakan untuk menunjukkan hirarki class yang berarti class dasar dari subclass/class anak.

Subclass Subclass adalah class anak atau turunan secara hirarki dari superclass.

Super Keyword ini digunakan untuk memanggil konstruktor dari superclass atau menjadi variabel yang mengacu pada superclass.

Methode Overriding Pendefinisian ulang method yang sama pada subclass

Dalam inheritance, method overriding berbeda dengan method overloading. Kalau method overriding adalah mendefinisikan kembali method yang sama, baik nama method maupun signature atau parameter yang diperlukan dalam subclass, kalau method overloading adalah mendefinisikan method yang memiliki nama yang sama, tetapi dengan signature yang berbeda dalam definisi class yang sama.

E. CONTOH LATIHAN INHERITANCE :

class Kotak{

double sisi1;

double sisi2;

double sisi3;

Kotak(){

}

Kotak(double satu, double dua, double tiga){

sisi1=satu;

sisi2=dua;

sisi3=tiga;

}

public void CetakKotak(){

System.out.println(”Isi Kotak adalah = ” + sisi1 + sisi2 + sisi3);}

}

public class Kotakku extends Kotak{

double sisi1;

Kotakku(double pertama, double kedua, double ketiga, double tambahan)

{

super(pertama,kedua,ketiga);

sisi1=tambahan;

}

public static void main(String[] args) {

Kotakku Kotaksaya= new Kotakku(10,5,15,30);

Kotaksaya.CetakKotak();

System.out.println(”Sisi Pertama dari Kotak adalah = ” + Kotaksaya.sisi1);

System.out.println(”Sisi Pertama dari Kotak adalah = ” + Kotaksaya.sisi2);

System.out.println(”Sisi Pertama dari Kotak adalah = ” + Kotaksaya.sisi3);

}

}

maka jika dijalankan program diatas hasilnya akan seperti gambar di bawah ini :





Referensi :
1. Materi Kuliah OOP-1 oleh ROmi Satriawahono, M.Eng
2. wikipedia

Wednesday, April 29, 2009

OOP - Object oriented programming

Object-oriented programming (OOP) is a programming paradigm that uses "objects" and their interactions to design applications and computer programs. Programming techniques may include features such as information hiding, data abstraction, encapsulation, modularity, polymorphism, and inheritance. It was not commonly used in mainstream software application development until the early 1990s. Many modern programming languages now support OOP.

Object-oriented programming has roots that can be traced to the 1960s. As hardware and software became increasingly complex, quality was often compromised. Researchers studied ways to maintain software quality and developed object-oriented programming in part to address common problems by strongly emphasizing discrete, reusable units of programming logic. The methodology focuses on data rather than processes, with programs composed of self-sufficient modules (objects) each containing all the information needed to manipulate its own data structure. This is in contrast to the existing modular programming which had been dominant for many years that focused on the function of a module, rather than specifically the data, but equally provided for code reuse, and self-sufficient reusable units of programming logic, enabling collaboration through the use of linked modules (subroutines). This more conventional approach, which still persists, tends to consider data and behavior separately.

An object-oriented program may thus be viewed as a collection of cooperating objects, as opposed to the conventional model, in which a program is seen as a list of tasks (subroutines) to perform. In OOP, each object is capable of receiving messages, processing data, and sending messages to other objects and can be viewed as an independent 'machine' with a distinct role or responsibility. The actions (or "operators") on these objects are closely associated with the object. For example, the data structures tend to carry their own operators around with them (or at least "inherit" them from a similar object or class).

The Simula programming language was the first to introduce the concepts underlying object-oriented programming (objects, classes, subclasses, virtual methods, coroutines, garbage collection, and discrete event simulation) as a superset of Algol. Simula was used for physical modeling, such as models to study and improve the movement of ships and their content through cargo ports. Smalltalk was the first programming language to be called "object-oriented".

Sumber : http://en.wikipedia.org

Wednesday, April 1, 2009

Azan Time

Manifest-Version: 1.0
Ant-Version: Apache Ant 1.6.5
Created-By: 1.6.0-beta2-b86 (Sun Microsystems Inc.)
MIDlet-1: AzanTimes,/azanc1/libraries/resources/icon.png,azanc1.AzanTi
mes
MIDlet-Vendor: Ali VARLI
MIDlet-Info-URL: http://www.azantimes.co.nr
MIDlet-Name: AzanTimes
MIDlet-Version: 1.0
MicroEdition-Configuration: CLDC-1.0
MicroEdition-Profile: MIDP-2.0

Sunday, March 1, 2009

Game Java Collection

I think's many people like this information, money, game, sex, marketing, free and ext. but if we know in this world is verry much information like that, and we get free for full accsess.

I thing you a gree for mi mind,